Pengaruh Judi Terhadap Lingkungan Keluarga

Bandarqq – Judi merupakan permainan yang telah dimainkan sejak zaman dahulu oleh berbagai kalangan. Mulai dari remaja hingga usia dewasa turut serta memainkan permainanan ini dimana saja. Terlebih keberadaan judi versi online membuat permainan ini semakin tumbuh subur. Kemudahan akses berjudi membuat kebanyakan orang semakin asyik mengandrungi judi yang kini bisa dilakukan dimana saja dan dimana saja.

Pengaruh judi online ini dapat dilakukan tanpa perlu datang ke markas perjudian sehingga lebih aman dari jangkauan aparat keamanan. Selain itu, beberapa situs menawarkan keuntungan yang amat besar dalam sekali permainan. Inilah yang membuat permainan judi terlihat kasat mata dan sulit untuk diprediksi keberadaannya. Hal ini tentunya memberi banyak pengaruh buruk karena kebiasaan berjudi. Para penjudi akan melakukan berbagai macam cara agar keinginannya dalam berjudi dapat dituruti.

Pengaruh judi ini dirasakan oleh semua lapisan masyarakat, baik pelajar, pengangguran bahkan pekerja kantoran yang memiliki banyak investasi. Ironinya, para penjudi malah merasa tak melakukan tindakan yang buruk. Mereka acapkali kecanduan dengan apa yang mereka lakukan. Serta tak mengindikasi terjadinya efek jera dan pengaruh judi bagi pelakunya. Padahal, tindakan tersebut memberi banyak sekali pengaruh judi yang amat sangat negative. Apa saja diantaranya? Simak dalam ulasan berikut ini :

  • Keluarga yang Kehilangan Sisi Keharmonisan

Sebuah keluarga dibangun dengan kasih sayang sebagai pondasi utamanya. Namun, pondasi tersebut tak dapat bertahan lama apabila anggota keluarganya mulai tak peduli dengan satu sama lain. Sisi saling mengerti dan memahami menjadi hal yang amat diperlukan demi menjaga keutuhan sebuah keluarga.

Bagaimana jika ada salah seorang anggota keluarga yang tidak peduli dengan pengaruh judi bandarqq dan terkesan mementingkan diri sendiri? Terlebih apabila hal tersebut dialami oleh kepala keluarga yang seyogyanya bertugas melindungi dan menafkahi keluarganya.

Desakan ekonomi dan kebutuhan yang semakin banyak menjadi alasan mengapa banyak kepala keluarga memutuskan untuk bermain judi. Judi dinilai sebagai ladang mencari uang dengan modal kecil sebagai awalannya. Seiring berjalannya waktu, mereka akan terlena dengan keasyikan dalam berjudi.

Pengaruh judi menyebabkan mereka tak lagi mementingkan urusan keluarga. Jika menang, uang akan habis begitu saja hanya untuk memenuhi kepuasan diri. Jika kalah, tak segan mereka melakukan pemerasan uang kepada keluarganya demi melanjutkan permainan judi.

Pengaruh judi ini membuat kepala kelurga tak lagi menafkahi istri secara lahir dan batin. Jangankan menafkahi, sisi kedamaian dan keharmonisan akan hilang karena dia lebih terikat dengan judi.

  • Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)

Kekerasan dalam rumah tangga sebagai bentuk pengaruh judi kerap muncul dalam keluarga yang suka memainkan permainan ini. Sebagai contoh seorang suami yang menjadikan permainan judi sebagai hal yang menarik dalam hidupnya. Ia selalu menghabiskan waktu dari pagi hingga pagi lagi hanya untuk bermain. Akan tetapi, suatu hari ia kehilangan banyak uang karena kalah dalam bermain.

Ia pulang dengan rasa kesal dan marah dan melampiaskan amarahnya tersebut kepada keluarganya. Beberapa diantaranya bahkan menjadikan anggota keluarganya sebagai jaminan hutangnya dalam perjudian. Suatu fakta dari pengaruh judi yang miris karena keluarga yang seharusnya terbentuk dengan kedamaian malah cenderung meresahkan. Dalam berita di layar televise, mereka bahkan tak segan-segan membunuh anak dan istrinya lantaran tak memberi tambahan uang dalam berjudi.

  • Perceraian

Pengaruh judi selanjutnya adalah kekerasan yang berujung pada perceraian. Keluarga yang didalamnya ada salah seorang penggemar judi biasanya tak pernah mengalami ketenangan baik fisik maupun batin. Seorang istri yang memiliki suami yang suka menjalani hal tersebut, kerap kali tak betah dengan situasi keluarganya.

Bagaimana tidak? Biasanya suami yang seperti ini tak peduli dengan nafkah keluarganya sendiri. Sehingga, istri harus memutar otak untuk dapat menambal keperluan keluarga sambil mengurus urusan rumah tangga. Kondisi ini berpengaruh buruk pada psikologis dan kejiwaannya. Maka, hanya perceraian yang menjadi solusi apabila kedua belah pihak tidak dapat menawarkan opsi yang lainnya.

  • Anak-anak Terlantar

Dewasa ini, perceraian karena pengaruh judi mengakibatkan banyaknya anak-anak terlantar dan putus sekolah. Mereka yang seharusnya mendapatkan hak atas pendidikannya malah harus berjuang seorang diri untuk menafkahi dirinya. anak-anak ini akhirnya memutuskan untuk menjadi pengamen, pedagang kaki lima dan masih banyak lagi yang lainnya.

Sayangnya, kebanyakan dari mereka terjun dalam dunia criminal yang meresahkan masyarakat. Mereka turun ke pasar dan mencuri barang milik orang lain dengan diam diam. Resikonya tentu dapat dibayangkan dengan hal-hal buruk lainnya. Selain itu, angka putus sekolah semakin bertambah tahun demi tahun.

Mereka malas menjalani pendidikan formal karena biaya yang tidak memadai. Kekurangan uang akan buku, baju dan perlengkapan sekolah lainnya yang menjadi penghambat. Sampai sini, dapat disimpulkan jika pengaruh judi ini tidak main-main. Kini dapat ditemui, anak-anak yang seharusnya mengenyam pendidikan di sekolah malah terlihat memenuhi jalanan dengan masih memakai seragam sekolah.

Dari sanalah asal muasalnya narkoba dan obat-obatan terlarang terjual secara bebas di pasaran. Kurangnya edukasi dan keluarga yang tidak harmonis menjadi akar dalam permasalahan ini. Permainan yang menawarkan banyak keuntungan ini membuat banyak kalangan mengalami masalah dalam keluarganya. Hasilnya dapat anda lihat dalam pembahasan diatas. Semoga kita dapat terhindar dari hal-hal buruk tersebut sehingga dapat menjalani kehidupan dengan sebaik-baiknya.

Demikianlah informasi mengenai pengaruh judi terhadap lingkungan keluarga yang dapat anda jadikan referensi dalam kehidupan sosial dan rumah tangga. Judi merupakan permainan terlarang yang telah merusak banyak hal dalam tatanan bersosial bahkan bernegara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *